Renungan

Menguasai Hidup

Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya. 1 Kor. 9:27 Orang-orang kudus yang lemah mengarahkan hatinya pada berkat-berkat Tuhan lebih daripada kewajiban mereka. Hati mereka lebih tertarik pada kesenangan, kedamaian, kenyamanan, dan jaminan daripada tanggung jawab mereka untuk menantikan Allah, memercayai Allah, berjalan bersama Allah, dan bertindak demi

Tuhan yang Menguji Hati

Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi Tuhanlah yang menguji hati. Amsal 16:2 Kita bukan hanya semestinya melaksanakan kehendak Allah, melainkan juga harus berupaya melaksanakannya dengan motivasi yang benar. Bagaimana cara kita melayani Allah seharusnya diperhatikan lebih dari pekerjaan pelayanan itu sendiri. Motivasi sangat ditekankan di

Peringatan-peringatan-Nya

Berbahagialah orang-orang yang memegang peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati. Mzm. 119:2 Firman bukanlah untuk mereka yang hanya mendengar-Nya, melainkan yang menjalankannya. Banyak orang memiliki Firman di dalam pikiran dan ingatan mereka, tetapi tidak di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Manusia yang sungguh-sungguh berbahagia adalah mereka yang menetapkan

Jiwa yang Rendah Hati

Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya. (1 Pet. 5:6) Jiwa yang rendah hati lebih rindu berupaya untuk memuliakan Allah di masa-masa penderitaan daripada berusaha mencari cara untuk keluar dari penderitaan itu. Daniel, ketiga orang temannya, para rasul, dan orang-orang mulia

Demi Kamu

Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia. (Yoh. 17:18-19) Yesus Kristus sepenuhnya memisahkan diri-Nya secara khusus demi orang-orang percaya. “Tuhan, hukuman telah Kau ambil, sehingga pembenaran dapat menjadi milikku; kesengsaraan Kau ambil, sehingga kemenangan menjadi milikku; kesakitan

Rekan Seperjalanan Jiwa yang Berdosa

Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. (Yeh. 18:4) Dosalah penyebab kita dihukum di dalam api neraka. Jiwa orang yang berbuat dosa – jiwa itulah yang patut mati. Jiwa berdosa melawan Allah ketika jiwa menerima dosa di dalam hati dan menjamunya di sana. Ia telah memilih dosa

Tertikam Karena Kita

“Tetapi Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukkan oleh karena kejahatan kita.” (Yes. 53:5) Kristus telah berkarya bagi keselamatan kita supaya kita memperoleh damai, sukacita, sorga dan kemuliaan kekal. Ia ditetapkan akan berkeringat darah di dalam penderitaan-Nya dan bergumul dengan pemikiran tentang kematian yang harus ditanggung-Nya karena

Perkenanan Allah

Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. (Ibr. 11:6) Insting adalah pemandu pada binatang, dan rasio adalah pemandu manusia, iman adalah pemandu orang-orang kudus, dan visi adalah pemandu kemuliaan. Hal-hal penting dalam kehidupan hanya dapat dilihat oleh mata iman. Di dalam pengalaman nyata, kita tidak mampu

Kasih yang Penuh

Dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan… supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah. (Ef. 3:19) Seraya kita bertumbuh di dalam pengenalan akan kasih Kristus, kita juga semakin menikmati kepenuhan Allah. Di sorga nanti kita akan mengenal penuh apa yang kita ketahui sebagian saja

Porsi yang Cukup: Manis & Menghibur

Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah (1 Tim. 6:8) Marilah kita membuat diri merasa cukup dengan porsi benda-benda fana yang Allah karuniakan. Allah adalah Allah yang berdaulat, dan kita patut merasa cukup dengan pemberian-Nya, meskipun Ia memberi lebih banyak kepada orang lain. Tuhan yang baik menjawab: “Saudara, aku

Kasih Karunia yang Cukup

Tetapi jawab Tuhan kepadaku “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu”. (2 Kor. 12:9) Iman menyadari bahwa keadaan kita saat ini bukanlah sebagai akibat dari kapak penghakiman, melainkan karena pisau pemangkas berbentuk penderitaan. Ini bukanlah cawan minuman untuk meracuni melainkan untuk mengobati, oleh karenanya tidaklah menjadi masalah betapapun pahit rasanya. Anda

Hidup Oleh Iman

Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat. (2 Kor. 5:7) Berapa banyak kenalan Anda yang benar-benar hidup oleh iman? Apakah Anda hidup oleh Iman? Apa yang Anda pikirkan pagi ini? Apa nutrisi bagi hati Anda? Apakah hiburan dan kuliner lebih menyukakan daripada perenungan Anda

Perisai Iman

Dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman. Ef. 6:16 Adakah sesuatu di dalam hidup Anda yang menghalangi Anda menikmati kebahagiaan yang utuh? Sudah tentu iman Anda dapat menolong. Kedagingan selalu bersifat pengecut dan menyukai kemudahan, dan sekalipun pembenaran dan pengudusan adalah kepastian, kedagingan tidak bahagia karena mengalami kemiskinan, salib,

Kriteria Kesuksesan

Jangan serupa lagi dengan pola dunia ini, tetapi berubahlah melalui pembaruan akal budimu. Maka kamu akan mampu menguji dan menyutujui apa yang menjadi kehendak Allah – kehendak-Nya yang baik, berkenan, dan sempurna. (Roma 12:2) Apakah kamu mau hidup mandiri? Tentu! Akan tetapi di samping kita mau menjadi seperti

Teologi Tepat tapi Kurang Nilai

Buah Roh Kudus adalah kasih, sukacita, damai, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelembutan, dan pengendalian diri. Galatia 5:22-23 Hampir semua keahlian muncul dari teknik yang benar. Misalnya olahraga Baseball. Para pemain menghabiskan berjam-jam menguasai teknik mereka untuk memukul bola. Mereka berjuang agar dapat memukul bola dengan bahu yang

Keadilan Allah

Allah akan memberi setiap orang menurut apa yang dia telah lakukan. Roma 2:6 Pernahkah kamu jijik dengan sistem keadilan kita? Ada waktunya di mana orang-orang tak bersalah malah dapat hukuman dan orang-orang yang bersalah malah dibebaskan. Kasus-kasus terbuka dan tertutup dalam menghukum narapidana dapat begitu saja dibuang keluar

Allah yang Mahahadir

Aku tidak akan pernah bisa menjauh dari Roh-Mu! Aku tidak akan pernah pergi dari Allahku! Mazmur 139:7 Dapatkah seorang pun sembunyi dari-Ku? Bukankah Aku ada di manapun di bumi maupun di sorga? Yeremia 23:24 Kita menghadiri gereja dengan tujuan menyembah Allah. Mengapa? Apakah karena Allah ada di sana?

Iman yang Otentik

Setiap orang yang mendengar kata-kata-Ku dan melakukannya, ia seperti seorang bijaksana yang membangun rumahnya di atas batu. Ketika hujan turun dan arus air naik, angin bertiup memukul rumah itu, rumah itu tidak runtuh, karena memiliki fondasi di atas batu. Akan tetapi setiap orang yang mendengar kata-kata-Ku dan tidak