Yesus Menaati 10 Hukum Taurat dengan Sempurna

Akulah Tuhan Allahmu, yang membawa engkau keluar dari Mesir, keluar dari tanah perbudakan. Keluaran 20:2

Apakah mungkin mematuhi 10 Perintah Allah? Paulus membicarakan tentang hukum ini:

Apakah Hukum Taurat itu dosa? Tentu tidak! Aku tak akan tahu apa itu dosa kecuali melalui Hukum Taurat. Sebab aku tidak akan tahu apa itu mengingini bila Hukum Taurat tidak mengatakan “Jangan mengingini.” Akan tetapi dosa, merebut peluang yang diberikan perintah itu, menghasilkan dalamku setiap jenis hasrat keinginan. (Roma 7:7-8)

Kent Hughes mengatakan, jika seseorang mengenal Kristus, sangatlah mungkin melalui disiplin, untuk hidup dalam parameter rohani, garis batas Hukum Taurat. Bagaimana bisa? Sebab Kristus menggenapi Hukum Taurat (Mat. 5:17):

  • Yesus tidak pernah menyembah ilah-ilah dan hal-hal lain selain Allah.
  • Yesus tidak pernah membuat berhala secara materi maupun secara rohani…
  • Yesus tidak pernah menyalahgunakan nama Allah Bapa kecuali hanya memuliakan nama-Nya.
  • Yesus menguduskan hari Sabat.
  • Yesus tidak pernah gagal menghormati ayah dan ibu duniawi-Nya.
  • Yesus tidak pernah berkaitan dengan pembunuhan ataupun pikiran benci.
  • Yesus tidak pernah melakukan perzinahan dengan pikiran, apalagi perzinahan fisik.
  • Yesus tidak pernah mencuri atau bahkan memiliki pikiran untuk mencuri.
  • Yesus tidak pernah menyatakan kesaksian palsu…
  • Yesus tidak pernah menginginkan apapun dari orang lain kecuali rohani yang baik untuk mereka.

Tidak seorang pun taat sempurna kepada Hukum Taurat, tetapi kita bisa berjuang untuk hidup dalam garis batas rohani hukum Taurat.

Sumber: H. Norman Wright. Strong to the Core. Oregon: Harvest House Publishers.