Tangan Allah

Masa hidupku ada dalam tangan-Mu. (Mzm. 31:15)

Lihatlah tanganmu, apa yang kamu lihat? Apakah lembut atau kapalan, melengkung atau lurus, kuat atau lemah? Dapatkah kamu bayangkan melewati hidup tanpa menggunakan salah satu/kedua tanganmu? Kita bergantung pada tangan-tangan kita. Kata tangan memiliki signifikansi besar dalam Kitab Suci. “Tangan Allah” digunakan dengan sering. Tahukah apa artinya? Ini sebuah gambaran perkataan untuk “Providensi, kehadiran, dan kuasa dari Allah.”

Kita menggunakan tangan sebagai pujian: “I’ve got to hand it to you.” Banyak pernyataan tentang kemampuan seseorang dan aktivitas yang berkaitan dengan tangan: “Will you lend me a hand?” Dalam film perang angkatan laut kita dengar frasa “All hands on deck.” Kita meminta pertolongan seseorang dengan mengatakan “Can you take this off my hands? Kita mengatakan para pekerja sebagai “hired hand.” Kita lihat seseorang memohon dan mengatakan, “He wants a handout.” Tangan dapat digunakan untuk kebaikan dan kejahatan. Tangan yang sama dapat membelai dengan lembut wajah istri dan juga dapat memberikan sebuah tamparan pedas.

Suatu hari pada hari Sabat, Yesus bertemu dengan seseorang laki-laki dengan tangan yang lemah. “Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.” (Mat. 12:10). Kata Yunaninya menunjukkan ini bukanlah cacat lahir, tetapi kemungkinan karena api/kecelakaan. Dia tidak bisa menggunakan tangannya. Ini menjadi sebuah beban, bagian yang membatasi tubuhnya dan membatasi kehidupannya. Dia mencari Yesus untuk kesembuhan dan dia mendapatkannya. Yesus berkata “Ulurkan tanganmu.” Orang itu mengulurkannya dan disembuhkan seperti tangan orang lain. (Mat. 12:13)

Apakah tanganmu lengkap? Apakah tanganmu ada yang cacat? Apakah itu menghalangimu? Apakah tanganmu digunakan menjadi kepanjangan Kerajaan Kristus? Apakah tanganmu mengalami hal yang membuatnya lemah? Jika iya, gapailah dan izinkanlah Yesus Kristus untuk menyentuhmu sehingga tangan-tanganmu dapat menjadi instrumen-instrumen kesembuhan bagi orang lain.

H. Norman Wright. Strong to the Core. Oregon: Harvest House Publishers.