Pola Pikir Kristen

Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus. Fil. 2:5

Kita orang-orang Kristen seharusnya secara mental tidak menjadi sama dengan dunia ini. Dunia dengan iklan-iklannya, percakapan-percakapannya, dan filosofinya terlibat dalam sebuah tugas pencucian otak besar-besaran. Seringkali tanpa disadari, orang Kristen ditimpa oleh propaganda sekuler dan duniawi.

Iklan yang menyatakan “pria yang berani tampil beda” memilih merek produk tertentu, menunjukkan bahwa orang-orang yang tidak memilihnya berarti bukan orang-orang yang berani tampil beda.

Iklan rokok memproklamirkan dengan jelas bahwa “orang pintar” memilih rokok tertentu, menunjukkan bahwa hanya orang bodoh yang menolak produk mereka.

Banyak tontonan sekarang cenderung menampilkan kekerasan, seks, dan pelanggaran hukum. Nampaknya dalang di balik semua ini berusaha mencuci otak orang-orang Kristen dan membuat mereka menjadi sama dengan dunia ini.

Namun demikian di tengah hiruk-pikuk dunia, kita masih bisa mendengar suara dari Kitab Suci: “Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus.” (Fil. 2:5), dan “tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” (Rom. 12:2). Banyak orang Kristen meremas tangan mereka dan berkata, “Apakah yang sedang disiapkan oleh dunia?”

Kita orang-orang Kristen seharusnya tidak menjadi sama dengan dunia. Alkitab memberitahu kita bahwa “dunia dan segala kenikmatannya” akan segera berlalu. Dunia akan mengalami penghakiman besar-besaran. Kita orang-orang Kristen harus menjadi terang di tengah kegelapan, dan kehidupan kita seharusnya menjadi teladan ketenangan, kedamaian, dan sukacita di tengah kefrustrasian, kebingungan, dan keputusasaan.

Luangkanlah waktu bagi diri Anda sendiri untuk membaca Alkitab dan berdoa. Bandingkan waktu ini dengan waktu yang Anda habiskan, misalnya untuk menonton televisi. Apakah Allah akan mendapatkan bagian-Nya dari waktu dan perhatianmu?

Disadur dari Buku: Unto the Hills- Billy Graham