PERLINDUNGAN PADA MASA KESUSAHAN

Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. (Mzm. 46:2)

Tahun 1986, saat perayaan ke-100 patung Liberty, merupakan pengalaman yang hebat dan mengingatkan kita bahwa Amerika adalah sebuah bangsa imigran. Hampir setiap penduduk Amerika dapat melacak jejak nenek moyangnya dari negeri yang berbeda.

Setelah Perang Vietnam, puluhan ribu imigran datang ke Amerika sebagai pengungsi. Lebih banyak lagi yang pergi ke negara bebas lainnya. Para pengungsi ini mencari tempat aman bagi diri mereka sendiri dan keluarganya, jauh dari perang dan kelaparan. Amerika telah memberikan tempat aman bagi jutaan orang, satu tempat di mana para imigran dapat mengejar mimpi dan cita-cita mereka.

Seperti nyala obor yang dipegang oleh patung wanita Liberty itu, cahaya Allah bersinar menandakan Dia adalah perlindungan bagi mereka yang ingin melarikan diri dari badai kehidupan, “seorang penolong di saat badai menerpa.”

Istri saya pernah mendengar cerita tentang seorang wanita miskin yang pergi ke kaki bukit di sebuah kota Cina untuk memotong rumput. Bayinya digendong di punggung dan seorang anak kecil berjalan di sampingnya. Di tangannya memegang sebilah sabit. Tepat ketika ia mendaki, ia mendengar suara raungan. Ia melihat seekor singa betina muncul di hadapannya, diikuti oleh dua ekor anaknya.

Wanita Cina yang buta huruf ini ketakutan. Ia tidak pernah pergi ke sekolah/ke gereja, tapi seorang misionaris pernah bercerita kepadanya tentang Yesus, “Dia yang mampu membantumu ketika engkau mengalami kesulitan.” Ketika cakar harimau itu menyobek lengannya, wanita itu berteriak, “Oh Yesus, tolong aku!” Alih-alih menyerang lagi, harimau itu tiba-tiba berpaling dan lari.

Alkitab berkata demikian, “Sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.” (Mzm. 91:11)

Hewan buas” apakah yang sedang menyerang Anda? Kesempatannya adalah Anda tidak akan pernah diserang lagi oleh seekor hewan buas, namun Anda akan diserang oleh keraguan, ketakutan, kekhawatiran, kesendirian, keputusasaan.

Berserulah kepada Yesus dan Dia akan menjawab Anda, sama persis seperti teriakan putus asa wanita Cina tersebut didengar dan djiawab.

Disadur dari Buku: Unto the Hills- Billy Graham