Muka Berseri-seri

Hati yang sukacita membuat muka berseri-seri, tetapi kesedihan hati mematahkan semangat. Ams. 15:13

Berada di sekitar beberapa orang seperti ini merupakan sebuah tekanan: Mereka penuh dengan kemurungan. Mereka tidak ada sukacita, tidak ada tawa, tidak ada kehidupan. Tentu, kehidupan memang berat, tetapi selalu ada hal yang dapat membuat kita tersenyum – banyak yang dapat membuat kita tertawa. Pernahkah kamu penasaran apa yang membuat Yesus tertawa? Mungkin banyak hal-hal yang sama yang kita nikmati, dan sangat mungkin ada beberapa hal yang membuat kita tertawa tapi ternyata Yesus tidak tertawa.

Humor ada di mana-mana. Lihatlah kesalahan cetak buletin gereja / simbol-simbol: This being Easter Sunday, Mrs. Jones will lay an egg on the church altar or Due to the Rector’s illness, the healing service is postponed. Bagaimana dengan peraturan yang sudah kadaularsa? Di Seattle adalah ilegal bila membawa senjata tersembunyi lebih dari 6 kaki (1,8 meter) panjangnya. Di Oklahoma, setiap kendaraan yang kecelakaan dan menyebabkan orang itu mati, harus berhenti dan memberi namanya serta alamatnya kepada korban.

Bagaimana orang melihatmu? Apakah kamu mudah tertawa? Apakah kamu memancarkan sukacita? Ataukah kamu adalah sebuah mesin kemurungan? Allah adalah pembuat senyuman, sukacita, dan tertawaan (Author of smiles, joy, and laughter), Dia menginginkan kita untuk mengalami anugerah-anugerah ini dan mempengaruhi orang lain dengan potensi positif mereka sendiri. Ini merupakan salah satu dari resep-Nya yang dirancang untuk membuat hidup lebih dapat dijalani / ditanggung. Pikirkan kalimat dari Elton Trueblood:

Orang Kristen adalah orang yang sukacita, bukan karena dia buta terhadap ketidakadilan dan penderitaan, tetapi karena dia diyakinkan hal ini: di dalam terang kedaulatan ilahi, tidak pernah ada jalan buntu… Humor dari seorang Kristen tidaklah sebuah cara untuk menyangkal air mata, tetapi lebih kepada menyetujui sesuatu yang lebih dalam dari air mata.

Orang yang kuat memiliki hati yang gembira dalam Kristus.

Sumber: H. Norman Wright. Strong to the Core. Oregon: Harvest House Publishers.