Kurang Gizi Rohani

Manusia harus hidup bukan saja dari roti, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. (Mat. 4:4)

Ada berbagai-bagai gangguan makan hari ini: Kelebihan makan, makan jenis makanan yang salah, kurang makan, tidak makan, anoreksia, bulimia, dan selanjutnya. Mereka semua memiliki masalahnya masing-masing. Biasanya kita berpikir gangguan makan itu dihubungkan dengan perempuan, tetapi laki-laki juga mengalami anoreksia atau bulimia. Beberapa laki-laki menjalankan diet yang aneh. Anoreksia merupakan tubuh yang kurus karena keengganan untuk makan dan makanan. Bulimia merupakan gangguan keinginan untuk makan yang banyak kemudian dimuntahkan supaya tidak gemuk. Steve Farrar menggambarkan 2 gangguan ini dalam realita rohani.

Anoreksia rohani adalah keengganan makan firman Allah. Mustahil jika seorang manusia dapat berdiri dan berperang dalam peperangan rohani jika dia kurang gizi secara rohani. Inilah alasan kenapa musuh akan melakukan apapun yang dibutuhkan untuk menjauhkan kita dari pembacaan dan perenungan kitab suci. Yesus mengatakan “Manusia bukan hidup dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.”

Ada gangguan lain yang bahkan lebih berbahaya. Bulimia adalah gangguan makan yang diketahui secara umum sebagai sindrom binge and purge (pesta dan pembersihan). Bulimia rohani adalah mengetahui firman Allah tanpa melakukan firman itu. Bulimia rohani merupakan karakteristik dari mereka yang berpesta-pesta kebenaran; melalui buku-buku, radio, pemahaman Alkitab, mendengar pembicara favorit dari radio. Itulah kenapa bulimia rohani terlihat begitu benar. Akan tetapi hanya ada 1 masalah. Orang bulimia mengetahui kebenaran, tetapi tidak menerapkannya.

Ketika kita dalam keadaan kurang gizi rohani, jawabannya adalah makan lebih banyak firman Allah.

 Sumber: H. Norman Wright. Strong to the Core. Oregon: Harvest House Publishers.